Pelajari

Sample Rate vs Bitrate

Beralih antara model audio compressed fixed-bitrate dan PCM/WAV untuk melihat parameter yang benar-benar masuk rumus ukuran. Kalkulator juga menunjukkan frekuensi Nyquist teoritis sambil memisahkan sampling, laju data, ukuran file, serta batas upsampling dan transcoding bitrate tinggi.

Model ukuran
Perkiraan ukuran file
Frekuensi Nyquist teoritis
Input yang langsung masuk rumus

Untuk file fixed-bitrate, durasi dan bitrate menentukan payload; sample rate adalah parameter teknis dan tidak dikalikan lagi.

bytes ≈ durationSeconds × bitrateKbps × 1000 ÷ 8

Perkiraan memakai rumus payload. Container, tag, padding, mode encoder, dan isi dapat mengubah hasil aktual.

Perlu memperkecil ukuran audio? Coba Kompresor Audio gratis.Kompres

Definisi sample rate

Sample rate adalah jumlah sampel sinyal per detik dalam hertz. 48 kHz berarti 48.000 saat sampel per detik per kanal. Frekuensi Nyquist teoritis adalah setengahnya, yaitu 24 kHz.

Angka ini tidak menyatakan isi rekaman, filter, atau kualitas keseluruhan. Sample rate bukan kbps.

Definisi bitrate

Bitrate adalah data encoded per detik. Pada model fixed-bitrate, durasi × bitrate memberi payload. Codec memakai bit sesuai desain; angka sama di codec berbeda tidak menjamin hasil sama.

Rata-rata VBR dapat dipakai dengan ketidakpastian. Baca CBR vs VBR.

Pengaruh pada ukuran

Untuk lossy fixed-bitrate, jangan kalikan sample rate lagi karena bitrate sudah menyatakan bit per detik. Sample rate tetap parameter teknis tetapi bukan multiplier kedua.

Untuk PCM, sample rate, bit depth, dan kanal semuanya multiplier langsung. Menggandakan kanal atau sample rate menggandakan data.

Audio compressed vs PCM

Mode compressed memakai durasi dan bitrate. PCM/WAV memakai duration × sample rate × bit depth × channels ÷ 8 ditambah header minimum. Ini menjelaskan WAV stereo 16-bit yang jauh lebih besar.

FLAC compressed tetapi bukan model bitrate lossy tetap; Lossy vs Lossless memakai rentang.

44,1 kHz, 48 kHz, dan suara

44,1 kHz umum pada distribusi musik dan 48 kHz umum untuk video/produksi. Keduanya bukan tingkat baik/buruk. Pilih berdasarkan sumber dan tujuan untuk menghindari resampling yang tidak perlu.

Angka tinggi tidak memulihkan isi. Gunakan Konverter Sample Rate hanya bila tujuan memerlukan.

Kesalahpahaman umum

  • Sample rate memakai Hz, bukan kbps.
  • Ukuran fixed-bitrate adalah durasi × bitrate.
  • PCM langsung memakai sample rate, bit depth, dan kanal.
  • Upsampling tidak memulihkan frekuensi yang hilang.
  • Bitrate lossy tinggi tidak memulihkan data yang sudah dibuang.
  • 44,1 dan 48 kHz adalah pilihan workflow.

Contoh interaktif

ModelInputMakna
Compressed10 menit · 128 kbps · 48 kHz ditampilkanSekitar 9,6 MB; 48 kHz tidak dikalikan
PCM/WAV10 menit · 48 kHz · 16-bit · stereoSekitar 115,2 MB
Compressed mono60 menit · 64 kbpsSekitar 28,8 MB
PCM suara60 menit · 16 kHz · 16-bit · monoSekitar 115,2 MB

Output compressed bervariasi; data PCM deterministik untuk parameter yang diberikan.

FAQ

Apakah sample rate sama dengan bitrate?

Tidak. Satu menghitung sampel, satu menghitung bit encoded.

Mengapa sample rate tidak dikalikan?

Bitrate sudah menyatakan data per detik sehingga perkalian lagi menghitung ganda.

Mengapa PCM berubah langsung?

PCM menyimpan setiap sampel, bit, dan kanal.

Apakah 48 kHz selalu lebih baik?

Tidak. Workflow dan sumber lebih penting.

Bisakah upsampling memulihkan frekuensi?

Tidak. Informasi yang tidak ada tidak dibuat ulang.

Bisakah bitrate tinggi memulihkan file lama?

Tidak dapat memulihkan data yang dibuang.